Narkoba di Kehidupan Kita
Bahaya narkoba hingga kini masih
menjadi salah satu masalah besar di masyarakat. Jika dulunya narkoba alami
seperti opium, kokain dan ganja digunakan untuk kepentingan pengobatan, kini
narkoba malah jadi sesuatu yang menakutkan. Bagaimana tidak? Jika digunakan
atau dikonsumsi secara berlebihan, tidak terhitung berapa dampak buruk yang
terjadi. Narkoba terhitung sebagai zat yang mengerikan dan sebisa mungkin
dijauhkan dari penggunaan yang tidak semestinya. Sayangnya, edukasi atau
informasi tentang narkoba masih terbilang cekak.
Apakah narkoba menyebabkan ketergantungan?
Jawabannya adalah iya, narkoba bisa
bersifat adiktif. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 1 dari 11 pengguna
narkoba menjadi kecanduan. Untuk itu sangat penting melakukan tindakan preventif
agar angka dari pengguna yang kecanduan bisa berkurang.
Mengapa banyak orang menggunakan narkoba walau berbahaya?
Ternyata, ada 3 jenis alasan yang
mendasari seseorang menggunakan narkoba dan kemudian ketergantungan. Alasan
tersebut adalah:
- Anticipatory belief: Ini adalah sebuah keadaan di mana seseorang yakin jika mereka menggunakan narkoba maka dirinya akan dianggap hebat, mengikuti tren dan masuk kategori orang dewasa.
- Relieving belief: Pengguna akhirnya memakai narkoba untuk alasan melepaskan atau relieve segala kepenatan dan masalah yang sedang menimpanya. Tidak heran jika banyak pengguna yang mengaku menggunakan narkoba untuk melepaskan rasa depresi, stress dan cemas.
- Permissive belief: Ini adalah sebuah keadaan di mana seseorang menggunakan narkoba karena menganggap ini adalah hal yang biasa, hal yang sudah menjadi gaya hidup kekinian serta gaya hidup global yang normal.
Bisa dibilang, narkoba bersifat
merusak. Dengan penggunaan berlebihan, bahaya narkoba sangat tampak untuk tubuh. Berikut 10 bahaya narkoba yang
paling mengerikan dan wajib kamu tahu:
1. Merusak sistem pernapasan
Merusak sistem pernapasan
Asap dari narkoba seperti ganja
terdiri dari berbagai macam bahan kimia beracun yang bisa mengiritasi saluran
paru-paru. Jika sering menghirup asap dari narkoba, risikonya adalah menjadi
sesak napas, batuk, bronchitis dan infeksi paru-paru lebih tinggi tingkat
kronisnya. Asap tersebut mengandung karsinogen yang berpotensi meningkatkan
risiko terkena kanker paru-paru.
2. Merusak sistem peredaran darah
Merusak sistem peredaran darah
Senyawa kimia berbahaya dalam
narkoba dapat bergerak dari paru-paru ke aliran darah dan seluruh tubuh. Dalam
beberapa menit saja, detak jantung akan naik drastis. Bahaya narkoba ini bisa
menambah risiko terjadinya serangan jantung dengan signifikan. Selain itu,
mereka yang menggunakan narkoba biasanya juga identik dengan mata merah. Ini
dikarenakan pembuluh darah di mata melebar.
3. Menyebabkan gangguan sistem saraf pusat
Menyebabkan gangguan sistem saraf
pusat
Tidak butuh waktu lama untuk senyawa
kimia dibawa oleh aliran darah menuju otak dan organ lainnya. Jika masuk dalam
otak, THC atau senyawa kimia narkoba ini akan melepaskan dopamin dalam jumlah
yang besar. Ini yang menyebabkan pengguna merasa lebih tenang, lebih nyaman
atau biasa disebut dengan ‘high’ atau ‘fly’.
Pada fase ini, pengguna tidak bisa
berpikir dengan jernih karena terganggunya proses pencernaan informasi. Selain
itu, pengguna akan sulit juga untuk membentuk atau mengingat sesuatu ketika
sedang ‘high’. Bahaya narkoba dalam mengganggu saraf juga bisa menyebabkan
pengguna mengalami kejang, halusinasi hingga hilang kesadaran.
4. Menyebabkan disfungsi hati
Menyebabkan disfungsi hati
Menggunakan narkoba jenis ganja juga
bisa menyebabkan perasaan tersengat atau terbakar di mulut dan tenggorokan.
Apalagi jika narkoba dikonsumsi melalui mulut, hati atau liver akan
memprosesnya dengan cepat. Bahaya narkoba ini akan menyebabkan fungsi hati
menjadi rusak jika narkoba dikonsumsi berlebihan. Risiko seperti disfungsi atau
gagal fungsi hati bisa terjadi pada mereka yang menggunakan narkoba dalam
jangka waktu panjang.
5. Merusak sistem imun dalam tubuh
Merusak sistem imun dalam tubuh
Beberapa penelitian menyebutkan efek
dari senyawa kimia berbahaya narkoba yang berbahaya untuk sistem imun tubuh.
Dengan mengkonsumsi narkoba, pengguna akan lebih mudah sakit. Nggak jarang
kalau para pengguna narkoba tubuhnya jadi makin kutilang, kurus tinggi langsing
seperti kekurangan gizi.
6. Gangguan pada kulit
Gangguan pada kulit
Untuk pengguna narkoba jenis suntik
umumnya akan mengalami gangguan yang berhubungan dengan kulit. Yang paling sering terjadi adalah gangguan kulit layaknya
infeksi pada kulit. Biasanya gangguan pada kulit terjadi pada mereka yang
menggunakan narkoba dan bisa dilihat dari bekas lebam di tangan akibat suntikan
dari narkoba tersebut.
7. Gangguan sistem reproduksi
Gangguan sistem reproduksi
Penggunaan narkoba ternyata juga
berdampak buruk pada sistem reproduksi. Sama halnya seperti bahaya kebiasaan merokok, penggunaan narkoba yang berlebihan
dan terus menerus bisa membuat pengguna berisiko mengalami penurunan hormon
reproduksi dan juga fungsi seksual pada wanita atau pria.
8. Perubahan fungsi otak
Perubahan fungsi otak
Pengguna yang sudah kecanduan
narkoba akan mengalami perubahan fungsi otak yang cukup membahayakan. Bahaya
narkoba ini akan membuat beberapa bagian otak manusia menjadi rusak sehingga
kinerjanya tidak lagi optimal. Sebuah eksperimen pernah dilakukan yaitu dengan
percobaan narkoba jenis ekstasi pada binatang. Hasilnya, zat berbahaya pada
ekstasi tersebut merusak sel yang ada di dalam otak.
Jika terjadi pada manusia, ini akan
mengakibatkan berubahnya proses patologis biologis. Hal ini akan membuat kamu
langsung tidak peduli pada orang lain di sekitar kamu, karena setiap kali ia
akan berpikir tentang narkoba.
9. Merusak mental
Merusak mental
Penggunaan narkoba jangka panjang
telah banyak dihubungkan dengan berbagai penyakit mental. Beberapa efek bahaya
narkoba untuk mental di antaranya adalah merasakan halusinasi sementara,
biasanya berupa sensasi atau gambaran yang terlihat nyata padahal tidak terjadi
atau hanya khayalan saja.
Ada pula yang menghubungkan
penggunaan narkoba dengan penyakit mental skizofrenia. Disebutkan bahwa
beberapa obat diyakini bertanggung jawab atas munculnya gejala skizofrenia,
termasuk di dalamnya adalah kanabis dan kokain.
10. Rasa paranoid
Rasa paranoid
Paranoid atau yang lebih sering
disebut dengan parno juga sering terjadi pada mereka yang sudah kecanduan
narkoba. Pengguna akan sering merasa takut secara berlebihan, sensitif dan
mudah sekali tersinggung.
Akibat lain dari rasa paranoid yang
muncul karena bahaya narkoba ini juga bisa membuat pengguna jadi tidak percaya
dengan ucapan atau saran orang lain. Selain itu, bahaya narkoba seperti ganja
juga bisa menyebabkan gangguan mental seperti misalnya depresi, gelisah dan
meningkatkan keinginan untuk bunuh diri pada kalangan remaja.
Narkoba merupakan salah satu
pembunuh terbesar di dunia. Banyak yang mati sia-sia karena kecanduan narkoba.
Oleh sebab itu, penting untuk kamu tahu sedikit banyak informasi tentang
narkoba dan juga dampaknya. Dengan begitu, setidaknya kamu bisa mencegah dan
membantu mereka yang berpotensi masuk ke jurang mematikan bernama narkoba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar